Posyandu Melati Rutin Imunisasi

0
112
Posyandu Melati Kampung Qurniamataram Kecamatan Seputihmataram rutin lakukan imunisasi setiap bulannya.

SEPUTIHMATARAM – Pentingnya nilai kesehatan, khususnya ibu hamil serta ibu dan balita, mendorong para kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kampung Qurniamataram Kecamatan Seputihmataram, Lamteng yang merupakan binaan Puskesmas Seputihmataram, aktif dan rutin melakukan kegiatan posyandunya.

Seperti yang dilakukan oleh salah satu Posyandu yang ada di kampung tersebut, yakni Posyandu ”Melati”, pada Jumat (13/10) kemarin. Para kader Posyandu Melati tersebut, melakukan kegiatan rutin setiap bulan, yaitu melakukan pelayanan penimbangan pada balita, pemberian imunisasi dan makanan tambahan.

Sri Lestari, Amd,Keb, selaku Bidan di Posyandu Melati Kampung Qurniamataram, yang juga merupakan petugas kesehatan Puskesmas setempat mengatakan, bahwa Posyandu Melati ini secara rutin setiap sebulan sekali melakukan pelayanan kepada peserta posyandu yakni yang terdiri dari, ibu hamil, balita,  penimbangan berat badan, pemberian imunisasi, dan pemberian vitamin serta memberikan makanan tambahan.

Lebih lanjut disampaikan, bahwa pelayanan pemberian imunisasi di posyandunya tersebut, terdiri dari, imunisasi BCG, sebagai pencegahan penyakit TBC, yang diberikan kepada balita 0-2 bulan sebanyak 1 kali, lalu imunisasi DPT untuk balita 2 – 9 bulan sebanyak 3 kali, Hepatitis B, untuk balita 2 – 9 bulan, sebanyak 3 kali, lalu imunisasi Campak untuk balita 9 bulan sebanyak 1 kali dan imunisasi Polio untuk balita 0-9 bulan sebanyak 4 kali. Imunisasi tersebut dilakukan oleh bidan desa setempat.

Menurutnya, para ibu-ibu dan balitanya yang merupakan peserta posyandunya tersebut, juga sangat antusias, mereka sangat disiplin hadir setiap bulannya untuk mendapat pelayanan di posyandu setempat. Karena mereka juga telah menyadari pentingnya kesehatan, terutama untuk balitanya.

”Selama ini para kader tetap aktif melakukan kegiatan pelayanan, demi kesehatan ibu atau balita di kampungnya. Oleh karenanya, untuk lebih memotivasi, kedepan pemerintah berkenan memberikan insentif kepada pada kader posyandu,” paparnya.

Ia menambahkan, selaku bidan desa (bindes) di Kampung Qurniamataram menyampaikan, bahwa tujuan adanya kegiatan pelayanan di posyandu, antara lain adalah untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan balita setiap bulannya.

Lalu, untuk mencegah terjadinya gizi buruk (Gizbur). Kemudian juga merupakan upaya untuk pencegahan penyakit secara dini. ”Keberadaan posyandu juga sebagai pelayanan terhadap ibu hamil, agar selalu terpantau kesehatan ibu dan janinnya,” ujar Tari kemarin.(bil)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here