Tim Penilai LSS-UKS Disambut Meriah Di SD Kristen 3 Bandarjaya

0
113
Kedatangan tim LSS-UKS Provinsi Lampung disambut meriah oleh murid-murid SD Kristen 3 Bandarjaya.

TERBANGGIBESAR – Ratusan siswa SD Kristen 3 Bandarjaya, Kecamatan Terbanggibesar, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) menyambut kedatangan tim penilai Lomba Sekolah Sehat-Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (LSS-UKS/M) tingkat Provinsi Lampung tahun 2017, Selasa (17/10). Para murid berbaris rapi diiringi lantunan lagu selamat datang.

Tiga murid berdiri dengan memakai pakaian adat Lampung mengalungkan selendang sambut kedatangan tim. Dilanjut dengan penampilan siswa meriahkan jalannya acara seperti penampilan simulasi dokter kecil, penjelasan penaganan DBD, dan tarian.

Acara ini bertema ”LSS-UKS merupakan motivasi didalam mewujudkan pola hidup bersih dan sehat bagi peserta didik lingkungan sekolah/madrasah dan masyarakat menuju anak bangsa yang beriman, bertakwa dan berahlak mulia”.

Pada penilaian lomba ini, dihadiri Asisten I Bidang Kesra A. Azhar, Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Pemrov Lampung Ratna Dewi beserta tim, Kabid Paudni Disdikbud Lamteng Mungingatun, Kepala Sekolah Budianto, Kepala UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Terbanggibesar Gatot Rajinto, Camat Terbanggibesar, Lurah Bandarjaya Barat, Dinas Kesehatan Lamteng, Kepala Puskesmas Bandarjaya, Pengurus K3S Kecamatan Terbanggibesar, dan seluruh orangtua/wali murid serta dewan guru SDK 3 Bandarjaya.

Dalam sambutan Kepala SD 3 Kristen Bandarjaya Budianto mengucapkan terimakasih atas kehadiran tim penilai dan seluruh tamu undangan. Selain itu kepada seluruh tim pembina yang memberikan pembinaan serta sumbangsihnya atas terciptanya sekolah yang sehat. Semua bisa dicapai karena sekolah mendapat pembinaan dari tim pembina UKS tingkat kecamatan hingga tim pembina UKS kabupaten, Puskesmas Bandarjaya, Dinas Kesehatan dan Disdikbud.

”Saya berharap SD Kriten 3 Bandarjaya bisa lolos ketingkat selanjutnya. Sehingga kami memerlukan dukungan semua komponen, sebab UKS ini memiliki peranan penting dalam membentuk kesadaran untuk meningkatan derajat kesehatan peserta didik. Ini salah satu kehormatan bisa mewakili Lamteng ke tingkat provinsi dalam lomba LSS-UKS Tahun 2017. Dan memang sekolah siap dinilai dan siap menjadi juara,” tandasnya.

Lanjutnya, dirinya menjelaskan secara singkat keberadaan sekolah yang selalu melakukan pola hidup bersih. Seperti buang sampah pada tempatnya, mencuci tangan, kantin bersih, anti rokok dan sebagainya. Sekolah sudah memiliki khusus ruang UKS tersendiri yang dilengkapi dengan peralatan, obat-obatan, administrasi sesuai standar dan sudah berjalan.

“Dokter kecil SD Kristen 3 Bandarjaya pernah mendapat peringkat ke-5 tingkat Nasional. Sehingga sekolah dipacu menciptakan generasi yang sehat untuk menuju Indonesia sehat dan generasi emas. Saya sangat optimis dan siap melaju ke tingkat selanjutnya dengan persiapan yang maksimal,” harapnya.

Sementara, Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Pemprov Lampung Ratna Dewi menggungkapkan, penilaian ini merupakan penilaian yang ke 6 setelah menilai di 5 kabupaten/kota.

Menurutnya, UKS di Lamteng cukup baik, namun perlu peningkatan. Dengan lomba seperti ini dapat meningkatkan pendidikan anak agar lebih kenal pola hidup bersih di lingkungan sekolah.

Ratna mengatakan, untuk bisa melaju ke tingkat selanjutnya ada beberapa poin yang harus terpenuhi. Mulai dari pola hidup bersih, anti rokok, kantin yang bersih dengan menyediakan makanan bergizi dan sebagainya.

”Mudah-mudahan hasil yang didapat sesuai harapan sekolah, sehingga jika sekolah melaju ke tingkat selanjutnya, kami tim penilai dari provinsi akan melakukan pembinaan,” tuturnya.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Lamteng A. Azhar mewakili Bupati Dr. Mustafa menyampaikan bahwa LSS-UKS/M merupakan implementasi visi-misi Pemkab Lamteng dalam bidang pendidikan dan kesehatan.

”Untuk meningkatkan UKS di Lamteng perlu adanya pembinaan, sehingga tim pembina harus lebih meningkatkan pembinaan di setiap sekolah. Saya berharap Lamteng menjadi terbaik,” tuturnya.

Sementara, Ratoyo tim Dinas Kesehatan Lamteng menjelaskan bahwa tim Dinas Kesehatan bersama puskesmas terus melakukan pembinaan ke sekolah-sekolah untuk memantau dan mengawasi kondisi kesehatan sekolah. Sehingga dengan pembinaan tersebut diharapkan sekolah dapat terjaga kesehatannya, sebab UKS salah satu wadah untuk menciptakan perilaku hidup bersih dan sehat sedini mungkin bagi anak didik di sekolah dan masyarakat.

”Pembinaan untuk sekolah dasar diprioritaskan berupa pembinaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan meningkatkan pembinaan dokter kecil yang nantinya sebagai penggerak kebersihan dan kesehatan di SD, baik kebersihan siswa maupun lingkungan sekolah,” jelasnya.(ami/rid)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here