Kalirejo Geber Percepatan Pembangunan

0
88
Yulianto, S.E, Sekcam Kalirejo

KALIREJO – Pemerintah Kecamatan Kalirejo bersama Forum Pimpinan Kecamatan (Forkompincam) Kalirejo dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kecamatan Kalirejo serta didampingi oleh OPD Kabupaten Lampung Tengah, terus melakukan kegiatan dalam rangka upaya percepatan pembangunan  di masing-masing kampung yang ada di Kecamatan Kalirejo.

Kegiatan tersebut telah dimulai dari tanggal 2 Oktober lalu, yaitu diawali dari Kampung Poncowarno. Selanjutnya secara terjadwal tim percepatan pembangunan Kecamatan Kalirejo, akan melakukan hal yang sama di seluruh kampung di Kecamatan Kalirejo, dan hingga saat sudah 8 kampung, yang menerima pembinaan dari tim tersebut.

Adapun beberapa agenda pembinaan yang dilakukan oleh tim di masing-masing kampung tersebut, antara lain adalah, Rembug Kampung, sebagai wadah untuk menjaring aspirasi masyarakat, termasuk usulan-usulan pembangunan skala prioritas. Kemudian pelayanan, pemecahan persoalan-persoalan yang terjadi, khususnya di sektor pendidikan, pertanian,kesehatan dan sosial. Selain itu juga dilakukan pembinaan kepada Linmas dan RT sebagai ujung tombak pelayanan di pemerintahan kampung.

Demikian seperti yang disampaikan oleh Sekcam Kalirejo, Yulianto, S.E, mendampingi Camat Kalirejo, Hi. Bambang Suharyono, M.M. dikatakannya bahwa, melalui kegiatan tersebut diharapkan akan terjalin komunikasi dan koordinasi yang lebih baik antara pemerintahan kampung dan pemerintah kecamatan, sehingga apa yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat kampung dapat terakomodir dan terfasilitasi.

Kegiatan pembinaan dalam rangka percepatan pembangunan, memang kami pandang sangat penting untuk kami lakukan. Dengan secara langsung turun ke masing-masing kampung, kami bisa mengetahui apa yang menjadi permasalahan dan keinginan warga masyarakat kampung, untuk bersama-sama dicarikan solusi dan jalan keluarnya,” jelas Yulianto.

Masih dikatakan Yuli bahwa beberapa hal yang menjadi pertanyaan dari beberapa warga dimasing-masing kampung antara lain, mengenai kelangkaan pupuk subsidi, kemudian masalah raskin dan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Terkait hal itu, masing-masing warga telah diberikan penjelasan dan pemahaman oleh tim. Selain itu, pada beberapa kampung pemekaran seperti Agungtimur, Sripurnomo, Sinarrejo dan Kalisari, dipertanyakan masalah nomenklatur sekolah yang belum berubah, dimana nama-nama sekolah di kampung pemekaran tersebut masih menggunakan nama kampung induk.

Menyikapi masalah nomenklatur nama sekolah tersebut, Yuli menyampaikan bahwa dari masing-masing kampung pemekaran belum mengusulkan dan melengkapi berkas persyaratan. Oleh karena itu, dia berpesan agar pihak sekolah dapat segera melengkapi berkas persyaratan dan segera mengajukan usulan, sehingga dapat segera ditindak lanjuti hingga ke tingkat pusat.

Hal senada juga disampaikan oleh Cmaat Kalirejo, hi. Bambang Suharyono, M.M. dia menambahkan bahwa kegiatan pembinaantersebut, kiranya dapat disambut dan didukung sepenuhnya oleh seluruh lapisan masyarakat kampung, demi terwujudnya percepatan pembangunan kampung, khususnya di Kecamatan Kalirejo. (den)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here