Terganjal Dana, Persilat Terancam Gagal Tampil di Putaran Nasional Liga 3

0
140

GUNUNGSUGIH – Klub sepakbola kebanggaan masyarakat Lampung Tengah (Lamteng), Persilat FC terancam gagal tampil di putaran nasional Liga 3. Pasalnya, tim Gajah Ulung (julukan Persilat) yang merupakan perwakilan Lampung terkendala anggaran.

Sekretaris PSSI Lamteng Supeno yang juga manajemen Persilat mengatakan, belum ada persiapan untuk mengikuti ajang Liga 3 Nasional 2017. “Belum ada persiapan. Kita terkendala anggaran untuk akomodasi ikut serta ajang Liga 3 Nasional 2017. Anggaran di KONI Lamteng difokuskan untuk ajang Porprov Lampung,” katanya.

Dalam Liga 3 Zona Lampung yang berlangsung awal tahun ini, kata Supeno, Persilat menggunakan dana talangan sekitar Rp400 juta. “Liga 3 Zona Lampung kemarin pakai dana talangan. Itu juga belum dibayar. Jadi masalah mau ikut ajang Liga 3 Nasional 2017, kita masih cari anggaran. Tapi, lebih jelasnnya coba tanya manajer Persilat,” ungkapnya.

Supeno menjelaskan estimasi biaya yang dikeluarkan untuk ikut putaran nasional Liga 3. Dana yang dibutuhkan sekitar Rp500 juta. Biaya itu untuk akomodasi pemain dan official selama putaran nasional yang biasanya berlangsung di Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Selain itu, untuk mengontrak beberapa pemain inti yang diambil dari luar Lamteng.”Berkaca dari tahun 2016 lalu yang berlangsung di Solo (Jawa Tengah), dana yang kita butuhkan sekitar Rp500 juta,”  imbuh Supeno.

Pelatih Persilat Aidi Sofyan juga mengaku belum ada petunjuk dari manajemen Persilat. “Saya belum tahu. Belum ada petunjuk dari manejemen Persilat. Kalau ada masalah di manajemen, saya tidak tahu. Saya kan hanya melatih pemain,” katanya.

Sedangkan Manajer Persilat Raden Zugiri saat ingin dikonfirmasi terkait hal ini juga enggan mengangkat telepon. Bahkan dikonfirmasi via SMS juga tidak dijawab.

Sementara Edy Syamsu, selaku perwakilan PSSI Lampung menyatakan, jika Persilat gagal tampil di ajang Liga 3 nasional, PSSI tidak bisa membantu anggaran. “Kita nggak bisa bantu anggaran untuk itu. Dari mana dananya. Inilah yang akan kita benahi. Manajemen klub harus sehat, baik dari anggaran dan pendanaan. Tapi, saya rasa Persilat siap untuk ajang Liga 3 Putaran Nasional 2017,” ucapnya.

Jika Persilat tidak ikut serta dalam ajang Liga 3 Nasional 2017, kata Edy Syamsu, kemungkinan akan mendapatkan sanksi. “Biasanya ada sanksi. Tapi, kita belum tahu sanksinya apa. Kita lihat saja nanti,” ungkapnya. (rid)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here